cara penjajian kopi luwak




kopi luwak

kopi luwak asli adalah biji kopi yang telah dimakan luwak/musang Kopi adalah minuman seduhan berasal dari proses ekstraksi dan pengolahan biji tanaman kopi. Kata kopi berasal dari bahasa Arab: ﻗﻬﻮﺓ qahwah yang di artikan kekuatan, sebab pada awalnya kopi di jadikan sebagai makanan mengandung tinggi. Kata qahwah bahasa besemah kawe kembali mengalami perubahan menjadi kahveh berasal dari bahasa Turki lalu kemudian berubah menjadi koffie (bahasa Belanda). Penggunaan kata koffie diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kata kopi seperti saat ini. Secara umum, ada dua jenis biji kopi, yang terkenal yaitu robusta dan arabika Sejarah mencatat penemuan kopi menjadi minuman berenergi dan berkhasiat pertama kali oleh Bangsa Etiopia di benua Afrika sekitar 3000 tahun seribu tahun sebelum masehi yang lalu. kemudian terus berkembang sampai saat ini menjadi salah satu minuman paling top di dunia dan dikonsumsi berbagai kalangan masyarakat. Negara Indonesia sendiri telah dapat memproduksi 400 ribu ton lebih per tahunnya. Di samping aromanya dan rasanya yang cukup menarik, kopi juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker, batu empedu, diabetes dan berbagai penyakit jantung kardiovaskuler. Sejarah awalnya Afrika Era penemuan biji kopi sejak sekitar tahun 800 sebelum masehi pendapat lain mengatakan 850 Masehi Pada saat itu, orang-orang di Benua Afrika, terutama Etiopia, yang menkonsumsi biji kopi yang dicampur dengan anggur dan lemak hewan untuk memenuhi kebutuhan energi tubuh dan protein. Penemuannya sendiri terjadi secara tidak sengaja waktu penggembala bernama Khalid seorang dari Abyssinia, mengamati kawanan kambing yang di gembalakannya tetap terjaga bahkan setelah malam tiba sesudah memakan sejenis buah bery. Lalu Ia mencoba memasak lalu memakannya. Kebiasaan tersebut terus berkembang lalu menyebar ke berbagai negara Afrika, tetapi metode penyajiannya masih menggunkan metode konvensional. Setelah beberapa ratus tahun berikut nya biji kopi mulai dibawa melelalui Laut Merah dan sampai di Arab dengan metode penyajian baru. Penyebaran kopi di negara Arab yang memiliki peradaban lebih maju dari bangsa Afrika kala itu, bukan hanya memasak biji kopi, namun juga direbus untuk mengambil sarinya. Di abad ke-13, umat islam banyak mengkonsumsi minuman kopi ini supaya para pemuja tetap terjaga. Kepopuleran kopi turut meningkat seiring dgn penyebaran agama Islam pada masa itu hingga sampai ke daerah Afrika Utara, india dan Mediterania. Pada saat ini, belum ada budidaya tanaman kopi di luar daerah Arab sebab bangsa Arab selalu mengekspor biji kopi yg infertil tidak subur dengan cara memasaknya dan mengeringkan terlebih dahulu. Hal ini mengakibatkan budidaya tanaman kopi tidak memungkinkan. Setelah tahun 1600-an, seorang peziarah dari India bernama Baba Budan berhasil membawa biji kopi fertil keluar dari Mekah dan menumbuhkannya di berbagai daerah di luar daerah Arab. Venesia, termasuk kota perdagangan kopi di era awal masuknya kopi ke Eropa. Kopi mencapai pasar Eropa dibawa masuk pertama ke Eropa secara resmi pada th1615 oleh seorang saudagar Venesia. Ia mendapatkan pasokan biji kopi dari orang-orang Turki, tetapi jumlahnya tidaklah mencukupi kebutuhan pasar. Oleh kerenanya, bangsa Eropa mulai membudidayakannya sendiri. Belanda merupakan salah satu negara Eropa pertama yg sukses membudidayakan kopi di tahun 1616. Berikutnya pada tahun 1690, biji kopi dibawa oleh belanda ke Pulau Jawa untuk dikultivasi secara besar-besaran. Pada waktu itu, Indonesia masih merupakan negara jajahan Kolonial Belanda. Mencapai ke Martinik, Perancis Pada sekitar tahun 1714-an, Raja Perancis Louis XIV menerima sumbangan bibit kopi dari bangsa Belanda sebagai pelengkap koleksinya di perkebunan Botani Royal Paris, Jardin des Plantes. Di waktu yang sama, serorang angkatan laut Gabriel Mathieu di Clieu ingin membawa daripohon tersebut untuk dibawa ke Martinique. Namun, hal tersebut ditolak oleh Louis XIV dan sebagai balasannya, ia memimpin beberapa pasukan untuk menyelinap ke dalam Jardin des Plantes untuk mencuri tanaman kopi. Keberhasilan Gabriel Mathieu di Clieu membawa nya ke Martinik adalah suatu pencapaian yang sangat besar. Hal ini dikarenakan budidaya tumbuhan kopi di sana cukup baik. Hanya dalam kurun waktu 50th, telah terdapat kurang lebih delapan belas juta pohon kopi dengan varietas yang beragam. Progeni inilah yg menjadi salah satu sumber kekayaan jenis tanaman kopi di dunia. Bunga kopi untuk Brazil Pada tahun 1727, pemerintah Brazil berinisiatif untuk menurunkan harga pasaran biji kopi di daerahnya, karena pada masa itu kopi masih dijual dengan harga tinggi dan hanya dinikmati oleh kalangan elit. Oleh karena itu, pemerintah Brazil mengirimkan agen khusus, Letnan Kolonel Francisco de Melo Palheta, untuk menyelinap ke Perancis dan membawa beberapa bibit kopi. Perkebunan kopi di Perancis memiliki penjagaan ketat sehingga hal tersebut tidak memungkinkan. Palheta pun mencari cara lain dengan cara mendekati istri gubernur. Dan hasil kerja kerasnya, ia dapat membawa pulang sebuah buket berisikan banyak bunga kopi yang diberi oleh istri gubernur seusai jamuan makan malam. Dari pucuk-pucuk inilah bangsa Brazil berhasil membudidayakan tanaman kopi dalam skala sangat besar hingga bisa dikonsumsi oleh rakyat kecil sebagai mana sekarang ini, namun sekarang ada lagi kopi termahal di dunia yaitu kopi luwak, jika anda butuh anda bisa pesan di sini, harganyapun tidak begitu mahal, barangkali hanya sepertiga dari harga yang sangat terkenal,
kopi luwak, jual kopi luwak luwak atau musang, (Paradoxurus hermaphroditus). Sejenis hewan menyusu atau dengan kata lain hewan mamalia yang termasuk golongan garangan (Viverridae). Nama ilmiahnya di sebut Paradoxurus hermaphroditus sedangkan di Malaysia dikenal sebagai musang pulut. Hewan ini juga memiliki sebutan lain seperti careuh (Sunda) musang (nama umum, Betawi),common palm civet luak atau luwak (Jawa), common musang, toddy cat dalam bahasa Inggris atau house musang. Pemerian Musang bertubuh sedang, dengan panjangnya sekitar 90 cm (termasuk ekor, sekitar 40 cm atau kurang). Abu-abu kecoklatan dgn ekor berwarna hitam-coklat mulus. Sisi atas tubuh berwarna abu-abu kecoklatan, dengan variasi dari warna tengguli coklat merah tua hingga kehijauan. Jalur di bagian punggung lebih gelap, biasanya berupa 3 atau 5 garis gelap yang tidak terlalu jelas dan putus- putus, atau berbentuk deretan bintik-bintik besar. Sisi bagian samping dan perut lebih pucat. Terdapat bintik-bintik samar di sebelah tubuhnya. Wajahnya, kakinya dan ekornya coklat gelap hingga warna hitam. sisi samping wajah dan dahinya sampai di bawah telinga keputih-putihan, seperti beruban. Satu garis berwarna hitam samar-samar lewat di tengah dahi, dari arah hidung ke hingga kepala. Luwak betina memiliki tiga pasang puting susu. luwak adalah tergolong jenis mamalia liar yg sering ditemui di sekitar pemukiman bahkan perkotaan. Hewan ini amat lincah memanjat dan bersifat arboreal, lebih sering berkeliaran di atas pohon, dan tidak segan pula untuk turun ke tanah. Luwak juga bersifat nokturnal, aktif pada malam hari untuk mencari makanan atau lain-lain aktivitas hidupnya. Dalam gelap malam luwak terlihat berjalan di atas atap rumah, bahkan meniti kabel listrik untuk beralih dari satu bangunan ke bangunan lainnya, atau bahkan sering turun ke tanah di sekitar dapur rumah. luwak musang juga suka di hutan sekunder. Musang ini sering dituduh sebagai pencuri ayam, meskipun tampaknya lebih sering memangsa aneka buah-buahan seperti kopi atau jambu biji di kebun dan pekarangan. Termasuk di antaranya pisang, pepaya, dan buah pohon kayu afrika (Maesopsis eminii). Mangsa yang lain adalah anekaserangga, cacing tanah moluska, kadal hewan-hewan kecil lain yang bisa ditangkapnya, termasuk mamalia kecil sebangsa tikus. Di tempat-tempat yg biasa lewatinya, di atas tanah atau batu yang keras, seringkali di temukan tumpukan kotoran luwak dengan berbagai biji-bijian yg tidak tercerna di dalam perutnya. Agaknya pencernaan luwak ini sangat singkat dan sederhana, sehingga biji- bijian itu keluar lagi dalam keadaan utuh. Karena itulah, konon musang luwak memilih buahbuahab yang betul-betul masak sempurna untuk menjadi makanannya. Maka terkenal istilah kopi luwak dari Jawa dan sumatera, yg menurut cerita dari mulut ke mulut di dapat dari biji kopi hasil pilihan luwak, yang telah mengalami ‘proses’ melalui pencernaannya luwak musang, dalam lukisan dalam buku William Marsden th1811, The History of Sumatra. Akan tetapi sesungguhnya ada implikasi ekologis yg terpenting dari kebiasaan luwak tersebut. Jenis-jenis luwak dikenal sebagai pemencar biji yg terbaik dan cukup penting peranannya dalamekosistem di hutan. Saat siang hari musang luwak tidur di atas kayu lubang-lubang kayu, atau jika di perkotaan, di ruangan gelap di bawah atap. Hewan ini melahirkan 2 hingga 4 anak, yang diasuh induk betina sampai dapat mencari makanan sendiri. Persis aneka kerabatnya dari Viverridae, musang atau luwak mengeluarkan semacam aroma dari kelenjar di dekat anusnya. Bau Samar-samar ini menyerupai harum daun pandan, namun dapat pula berubah pekat dan memualkan. Kemungkinan aroma ini digunakan untuk menandai batas-batas teritorinya, pada pihak lain untuk mengetahui kehadiran hewan sejenis di sekitar jelajahnya. Jenis yg penyebaran dan kerabat luwak Ada empat spesies luwak dari marga Paradoxurus, iyalah: pertama Paradoxurus hermaphroditus, musang luwak, yang menyebar luas dari India juga bagian utara Pakistan di barat, banglades, Sri Lanka, Asia Tenggara, Tiongkok selatan, burma Semenanjung Malaya hingga ke Filipina.
Di Indonesia terdapat cukup banyak di pulau di Sumatra, jawa Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi bagian selatan, serta Taliabu dan Seram di Maluku.
Kedua Paradoxurus zeylonensis, menyebar terbatas hanya di Sri Lanka.
Ketiga .Paradoxurus jerdoni, menyebar terbatas di negara hanya di bagian Kerala, India selatan. Dan ke empat Paradoxurus lignicolor, menyebar terbatas hanya di Kepulauan Mentawai. Jenis yang sama Musang akar atau Arctogalidia trivirgata, dengan ciri ber-ekor yang umumnya lebih panjang dari kepala dan tubuhnya, tiga garis di punggung yang tanpa atau hampir tidak terputus, serta tidak memiliki bintik-bintik di sisi tubuhnya. Musang akar biasa hidup dihutan.
Musang galing atau di sebut Paguma larvata, biasanya warnanya lebih kemerahan (tengguli), tanpa bintik- bintik di sisi tubuh, wajah berwarna putih kekuningan dengan topeng gelap warna kehitaman di sekitar mata. Musang rase atau di sebut juga Viverricula indica, ekor berbelang-belang sempurna, hitam putih,
Meskipun luwak sejenis hewan liar dan buas, jika di pelihara dari kecil hewan ini bisa juga menjadi hewan yang jinak, namun memelihara luwak dari kecil tidak mudah Karena musang tergolong hewan mamalia, maka anak jika di tangkap untuk di pelihara harus di beri susu, pertumbuhan nya sangat lambat jika di pelihara bukan secara alami, dan fisiknya pun tidak begitu kuat, bulunyapun tidak rapi,
kopi luwak Mengenal tanaman kopi
Berdasarkan buku yg kami baca pertama biologi tanaman
Sifat dan prilaku tumbuhan kopi bisa di pelajari dari sisi biologinya,
Yang meliputi sistem percabangan, perakaran, dan pembangunan tanaman kopi,
Kopi adalah spesies tanaman berbentuk pohin yg termasuk dlm famili rubiaceae dan genus coffea, yg tummbuh tegak, tinngina mencapai 2 meter dan bercabang, sedangkan daun nya bulat telur dgn ujung nya runcing tumbuh berhadapan pada batang, ranting dan cabang.tumbuhan ini memiliki sistem percabangan berbeda dgn tanaman lain, kopi memliliki beberapa jenis cabang yg sifat nya berbeda.
Cabang primer merupakan cabang yg tumbuh di batang utama atau cabang reproduksi dan berasal dari tunas primer, setiap daun biasanya mempunyai satu tunas primer sehingga bila cabang ini mati maka di tempat tersebut akan tumbuh satu tunas lain, ciri cabang primer arah pertumbuhan nya mendatar, lemah fungsinya penghasil bunga,pada setiap ketiak daun terdapat mata tunas yg bisa tumbuh dan menjadi bunga, setiap ketiak daun pada cabang primer memiliki tunas reproduksi dan tunas sekunder, tunas reproduksi dapat menjadi cabag reproduksi, demikian juga tunas sekunder dapat menjadi sekunder,
Cabang reproduksi adalah cabang tegak lurus, ketika masih muda di sebut juga wiwilan, cabang tersebut berasal dari reproduksi yang terdapat pada setiap ketiak daun,
Cabang sekunder tumbuh pada cabang primer berasal dari tunas sekunder, cabang tersebut sipfat nya sama dengan cabang primer sama-sama dapat berbunga,.
Cabang kipas adalah cabang reproduksi yg tumbuh kuat pada cabang primer karena pohon sudah tua, biasanya pohon tua mempunya sedikit cabang primer, di karenakan sebagian nya telah mati,
Cabang pecut yaitu cabang kipas yg tidak dapat membentuk cabang primer walaupun tumbuh nya cukup kuat,
Cabang air ialah cabang reproduksi yang tumbuh pesat dan ruas daun nya relaitp panjang, lunak dan cukup banyak mengandung air,
Cabag bilik yaitu cabang reproduksi yang tumbuh pada cabang primer, dan berkembang normal, serta arah pertumbuhan nya menuju ke arah dalam mahkota tajuk,
Sistem perakaran kopi tergolong dangkal, oleh karenanya tanaman kopi sangat mudah mengalami kekeringan di saat kemarau panjang jika tidak di beri mulsa,
Tanaman kopi memiliki akar tunggang sehingga tidak mudah rebah, tapi akar tunggang tersebut hanya di miliki tanaman kopi yg berasal dari bibit semai, sedangkan bibik cangkok atau pun stek tidak memiliki akar tunggan, sehingga mudah rebah,
Bunga kopi biasanya mulai muncul saat tanaman kopi berumur sekitar 2 th, mula-mula keluar dari ketiak daun pada batang utama dan cabang reproduksi, tapi bunga tersebut biasanya tidak berkembang menjadi buah, bunga yg banyak muncul dari ketiak daun pada cabang primer, bunga tersebut berasal dari kuncup sekunder dan reproduktip yg beralih fungsi menjadi kuncup bunga kemudian berkembang menjadi bunga yg tumbuh bergrombol,
Jumlah kuncup bunga di ketiak daun terbatas, ketiak daun yg telah menghasilkan bunga tidak akan berbunga lagi, namun cabang primer nya memanjang sehingga membentuk daun baru yang dapat berbunga,
Tumbuhan kopi dewasa jika di rawat dengan benar maka akan menghasilkan bunga cukup banyak,
Bunga kopi berukuran kecil, mahkota nya putih aromanya harum, kelopak bunga warnanya hijau, pangkal nya menutupi bakal buah, yg mengandung bakal biji, dan benang sari sekitar 5 hingga 7 tangkai ukuran nya pendek,
Jika bunga kopi sudah dewasa, kelopak dan mahkotanya akan terbuka, lalu terjadilah penyerbukan, setelah itu bunga akan berkembang menjadi buah, ciri-cirinya bunga mengering dan berguguran, selanjut nya kulit buah berwarna hjau terus membesar, jika sudah mulai tua berubah menjadi kuning, dan berwarna merah apabila telah masak,
Masa di perlukan dari terbentuk nya bunga sampai menjadi buah sekitar 6 hingga 11 bulan, tergantung faktor lingkungan dan jenis kopi itu sendiri, kopi robusta pembentukan bakal bunga hingga menjadi buah 8 sampai 11 bulan, sedangkan kopi arabika 6 sampai 8 bulan, bunga kopi mulai mekar biasanya saat awal musim kemarau, dengan demikian pada saat akhir musim kemarau telah mulai menjadi buah,
Cara penyerbukan tanaman opi di bedakan menjadi 2 jenis, self fertil dan self steril
Jenis self steril tidak dapat menghasilkan buah jika bunga nya melakukan penyerbukan sendiri, self steril akan menghasilkan buah jika penyerbukan silang, oleh karena nya mesti di tanam bersama dengan tumbuhan kopi jenis lain, sedangkan self fertil dapat menghasilkan buah dengan peyerbukan sendiri, dan tidak perlu di tanam bersama tanaman kopi jenis lain,
Buah kopi terdiri dari daging buah dan biji, daging buah terdiri 3bagian, diantaranya lapisan daging buah,(mesokarp), lapisan kulit luar (eksokarp) dan lapisan kulit tanduk (endokarp)
Umum nya buah kopi mengandung dua butir biji, tapi ada kalanya cuma satu biji, yang sering di sebut kopi lanang, dalam istilah sekarang ini ada kopi luwak lanang, yang tidak lain biji kopi berbentuk bulat akibat di sebelah nya gagal membentu biji di karenakan di makan semut atau hama ketika masih kecil,
Biji terdiri dari kulit biji dan lembaga (endosperm) bagian yg di gunakan untuk bahamn mentah membuat minuman,
Jenis kopi terdiri deri beberapa jenis, kopi lebrika (coffea leberica), ekselsa, arabika( coffea arabica )dan robusta,
Jenis leberika berasal dari angola, masuk ke indonesia di th 1965, veritas leberika ardoniana dan durvei,
Ciri-cirinya cabang, buah, ukuran daun, dan pohon lebih besar dai bandingkan dengan jenis robusta atau arabika
kopi luwak Agak peka terhadap penyakit HV, Cabang primer lebih tahan lama, dalam satu buku dapat menghasilkan bunga atau buah,
Produksi sedang 4 hingga 5 kwintal per ha,
Ukuran buah tidak merata, tumbuh baik di dataran rendah,
Berbuah sepanjang tahun, dan kwalitas relatif rendah,

Kopi robusta berasal dari kango,
Robusta masuk ke indonesia sekitar tahun 1900. Jenis robusta antara lain quiiou, chanephora, dan uganda. Karena sifat nya paling unggul jenis robusta sangat cepat berkembang. Kopi jenis robusta termasuk jenis yang mendominasi perkebunan di indonesia hingga sekarang, sifat kopi robusta tumbuh bak pada ketinggian 400 hingga 700m dari permukaan laut, namun masih toleran pada ketinggian di bawah 400m dari permukaan laut,
Resesen terhadap penyakit HV, produksi jauh lebih tinggi di banding jenis leberika ataupun arabika, produksi /ha mencapai 20 kwintal /th, kwalitas di bawah arabika tapi lebih tinggi di banding jenis leberika, menghendaki daerah yang 3 hingga 4 bulan kering,
Kopi arabika berasal dari abessinia dan etiopia, termasuk jenis paling awal di budidayakan, dan paling banyak di budidayakan hingga akhir abad ke 19, setelah abad ke 19 mulai menurun karena jenis ini peka terhadap penyakit HV,
Ciri pokok jenis arabika ialah menghandaki ketinggian 700 hingga 1700 m dari permukaan laut, dengan suhu 16 hingga 20 derajat cc, cocok daerah pegunungan seperti di pagar alam sumatera selatan, namun sayang nya di pagaralam petani lebih menyukai jenis ronbusta, karena produksinya tinggi, tahan terhadap penyakit dan perawatanya pun gampang,
Jenis arabika juga menghendaki iklim kering selama 3bulan /tahun, namun di musim kemarau masih membutuhkan setidak nya beberapa kali siraman hujan,
Jenis arabika pekah terhadap penyakit HV terutama jika di tanam di dataran di bawah 5000 dari permukaan laut,
Jenis arabika produksi / th lebih kurang berkisar antara 4,5 hingga 5 kwintal/ha
Berikut ini adalah beberapa veritas kopi arabika,
Pasumah: agak resesten terhadap penyaki HV bentuk pohin lebih kekar,
Congensis: biji berukuran sangat kecil, tetapi resesten terhadap penyakit HV, kurang produktif,
Abesinia: bisa di tanam di dataran rendah, bentuk pohon lebih kekar, dan lebih resesten terhadap penyaki HV,
Jenis dan veritas kopi robusta,
Uganda: cabang primer lemah dengan bagian ujung melengkung ke atas seperti hurup s dan tahan lama,
buah mudah rontok dan mudah terserang hama bubuk,
Daun sempit, helai nya agak menutup, dan permukaan daun berombak, cocok untuk ketinggian di atas 500m dari permukaan laut,
Jenis Quillou: produksi tinggi, di tahun pertama, tapi selanjut nya menurun dengan cepat, daun sempit agak panjang dengan permukaan berombak, buah matang berwarna merah jernih dan bergaris, pohon tegap cabang primer panjang dengan arah pertumbuhan mendatar dan ujung agak melengkung ke arah bawah,
Jenis canephora: berwarna coklat kemerahan, pohon banyak mengeluarkan cabang reproduksi, mudah terserang HV, daun sempit dengan permukaan berobak, buah mudah berwarna merah kecoklatan, bersifat self steril,
Berikut ini adalah golongan hebrida,
Arabika x leberika,: produksi tinggi, batang bawah bisa menggunakan robusta ataupun ekselsa, bersipat self fertil,
Arabika x robusta: batang bawah dapat menggunakan ekselsa, biji agak lonjong dan berbetuk gepeng, di dataran tinggi lembab dapat berproduksi tinggi, tapi sering terserang jamur upas, berbuah sepanjang tahun, cabang primer bisa berbuah lebih lama, pekaterhadap searangab HV dan bubuk buah,

Kalau petani biasanya jarang sekali menanam kopi hebrida, karena kesuli
An mendapat kan bibi nya terutama petani kopi di pagar alam, mereka mencari bibit hanya melihat di perkebunan rakyat yang berbuah lebat, lalu di pinta ke pemilik nya untuk bakal bibit, hanya saja sekarang petani sudah mulai mengerti cara menyambung batang, mereka sudah mulai meremajakan dengan cara mengganti batang atas, guna mendapat keseragaman jenis tanaman mereka, namun meskipun sudah seragam tetap saja tidak akan mempengaruhi penghasilan jika tidak mendapat pemupukan teratur dan mencukupi untuk kebutuhab tanaman itu sendiri, tidak jarang ketika tanaman kopi sedang berbuah lebat langsung mati di karenakan buah tidak lagi seimbang dengan kesuburan tanah, untuk perkebunan di dekat perkampungan petani memenfaatkan kulit kopi untuk mengembalikan kesuburan tanah dan menjaga keseimbangan kelembaban, namun perkebunan yg sudah jauh dari tempat tinggal petani di biarkan tanpa pemukukan, baik pupuk kimia maupun pupuk organik takpernah di berikan di kebun tersebut, petani hanya membiarkan begitu saja, sehingga kembali menjadi hutan, setelah beberapa tahun menjadi hutan barulah di buka kembali untuk di tanam baru, setelah tanam baru biasanya panen pertama, ke dua dan ke tiga sangat tinggi, namun setelah ke tahun berikut nya mulai menurun, dan terjadilah seperti biasanya, yaitu di tinggalkan dan di biarkan menjadi hutan, padahal jika di rawat dengan benar, dan di beri tanaman pelindung sebenar nya masih dapat berproduksi tinggi, namun itulah kebiasaan turun-temurun, barangkali hidup jauh dari tempat tinggal orang banyak memang membosankan, makanya mereka ketika dapat hasil yg lumayan mending pulang dan mencari lahan lain saja, di pagaralam sumatera selatan memang masih sangat luar lahan perkebunan kopi yang tidak di rawat, sebenarnya selain kopi masih banyak lagi jenis tanaman yng dapat di budidayakan, namun karena sudah dari nenek moyang sudah petani kopi maka keturunan ikut jadi petani kopi
kopi luwak
kopi luwak
kopi luwak
kopi luwak
kopi luwak
kopi luwak
kopi luwak
kopi luwak




kopi luwak
Gambar musang, alat sangrai kopi, kopi luwak roasted beans, gambar luwak, kopi luwak berupa kotoran luwak asli, kopi luwak green beans, gambar kopi luwak di tempat aslinya, kami akan melengkapi dengan gambar lainya pada postingan berikut nya, ada beberapa gambar lagi yang belum sempapat di muat, yaitu gambar tester coffee, dan gambar mesin pengemas atau mesin vacuum, mudah-mudahan postingan selanjutnya akan memuat gambar lengkap dengan keterangan cara menggunakan atau pun cara kerja dari peralatan yang kami muat di sini, masih banyak lagi gambar peralatan lain nya, di mana setiap gambar memiliki keterangan masing-masing kopi luwak asli memiliki ciri-ciri tersendiri, baik masih dalam bentuk kotoran maupun dalam bentuk biji kering, begitu juga dengan rasanya, kalau orang sudah biasa naka dia dapat mengenali dengan mudah keasliannya, namun masih banyak yg belum dapat membedakan yg asli dengan yg tidak asli, mereka bingung apa beda nya kopi luwak asli dengan kopi biasa, buat yg masih penasarang barangkali membutuhkan yg masih dalam bentuk aslinya untuk di jadikan percobaan, selanjut nya di jadikan biji kering dengan cara melepas kulit nya, setelah menjadi biji kering maka di teliti dan di perhatikan baik-baik supaya hapal betul jika nanti melihat yg lain, kalau sudah paham dengan khas dalam bentuk biji cobalah di olah menjadi bubuk, pengolan nya ada dua cara, cara pertama dengan cara menggoreng, menggoreng di sini berbeda dengan menggoreng kacang, menggoreng kopi luwak tidak pakai minyak sayur ataupun sejenis nya, karena menggoreng ini hanya sebagai istilah lazim saja, pada dasarnya kopi luwak tersebut di panggang, tapi kalau di bilang di panggang takut nya salah arti, soalnya dalam bahasa indonesia kalau memanggang biasanya tidak menggunakan wajan, melainkan dengan cara tusuk atau di jepit sebagaimana memanggang ikan atau daging, dan cara ke dua dengan cara di open dengan alat khusus, bukan alat yang biasa di gunakan untuk bikin kue, alat nya ada yg berputar dan ada pula yang memiliki baling-baling untuk membolak-balikan biji kopi, alat ini bisa di bikin sendiri tanpa perlu memakan biaya besar, apalagi kalau untuk pembuatab kopi bubuk sekedar 1 kg atau kurang, bisa menggunakan kaleng tebal lalu di beri sumbu dan di panaskan di atas kompor, nanti mudah-mudahan kami akan uji coba membuat alat sangrai yg sesederhana mungkin untuk di muat di sini, supaya bagi yang pengen bikin sendiri akan lebih mudah di pelajari, pada gambar di bawah ini sudah di buat gambar alat sangrai terbuat dari baja, alat tersebut bisa muat 3kg,
Kembali kepada masalah awal yaitu mengenal keaslian kopi luwak, setelah anda berhasil bikin sendiri kopi luwak bubuk siap seduh tentu saja anda dapat merasakan bagaimana rasanya, jika pengolahan nya benar maka rasanya pasti enak, tapi jika pengolahan nya kurang tepat maka akibat nya bisa saya aromanya berbeda, akibat dari pada bagian dalam biji kopi belum matang sempurna, dan bisa saja kopi menjadi arang jika terlalu panas dan terlalu lama di atas api,
Pengolahan yang beanar memang membutuhkan waktu dan percobaan berkali-kali, untuk itu jika anda ingin ujicoba sebaik nya anda belajardulu membuat kopi bubuk dengan benar, untuk latihan gunakan saja biji kopi biasa, karena kalau kopi luwak harganya terlalu mahal, sayang sekali kalau jadinya tidak bagus, kalau anda sudah latihan beberapa kali menggunakan biji kopi biasa setelah berhasil membuat kopi bubukyg enak anda bisa mencobanya biki kopi bubuk sendiri dari biji kopi luwak asli, dengan demikian anda dapat membandingkan rasanya,
Beberapa pembeli menayakan perbedaan kopi luwak robusta dengan kopi luwak arabika, untuk saat ini kami belum bisa menjawab pertanyaan nya karena jujur saja di daerah kami sulit sekali di temukan kopi arabika, jadi bagaimana kami bisa membedakan sedangkan kami belum pernah melihat nya, apalagi menikmatinya, kalaupun pernah meminum nya mungkin saja cuma merek dagang saja belum tentu kopi tersebut benar, soalnya suda di campur dengan su dan sebaginya,
Perlunya mengenali kopi luwak asli karena selain kopi luwak ada kopi kelelawar yg bentuk nya mirip dengan kopi luwak, namun kopi kelelawar biasanya di temukan di setiap perkebunan kopi dalam keadaan berserakan, berbeda dengan kopi luwak, kalau kopi luwak biasanya di temukan bertumpuk bahkan dalam keadaan utuh mengeras tidak rontok, karena kopi tersebut dimakan musang dan biji nya di telan sehingga menyatu dan ketika musang membuang kotoran maka kotoran nya dalam bentuk padat, berbeda dengan kelelawar, meskipun sama-sama makan buah kopi masak tapi biji kopi tersebut tidaklah di telan kelelawar, karena kelelawar hanya memakan kulit merah nya saja, sedangkan biji kopi yg di sebut kopi kelelawar adalah biji kopi yg terbuang, dan tidak di telan oleh kelelawar atau kalong, dan da juga bekas di makan tupai, kesemuanya itu berbeda sekali dengan kopi luwak, apalagi kelelawar, kalong ataupun tupai tdak mesti buah kopi masak sempurna, asalkan buah nya sudah merah meskipun akibat layu di karenakan kurangnya tanaman pelindung pada perkebunan pasti dimakan, apalagi kalau ketika musim panen buah-buahan jenis lain sedang tidak berbuah, maka kopi menjadi satu-satunya makanan tupai, kalong dan kelelawar,
Kopi kelelawar, rasanya lumayan enak di bandingkan dengan kopi biasa, karena biji kopi tersebut sudah masak, setiap musim panen dalam satu ha bisa puluhan kg kopi kelelawar, biasany sehabis pemetikan buah kopi petani merawat kebun mereka sambil memungut buah kopi jatuh di kebun mereka, baik buak kopi jatuh karena sudah sangat masak maupun sisa-sisa dimakan tupai dan kelelawar, di pagar alam sumatera selatan sudah sangat umum peduduk minum kop, hanya saja mereka tidak biasa menikmati kopi yg paling enak bahkan mereka lebih suka beli di warung ketimbang harus bikin sendiri, dulu kami juga demikian, kami sering beli kopi di pasar, padahal kopi tersebut sebenarnya tidak terjamin lagi kebersihanya, soalnya pengolahan dalam jumlah besar jika tidak menggunakan peralatan lengkap tentu saja akan sulit untuk menjaga kebersihan nya,

 

kopi luwak © 2012 Pagaralam | Sumatera selatan Gourmet coffee - Kopi luwak - Robusta